Forza Inter


Awal mula mengidolakan Inter Milan?

Suatu ketika, saat diajak oleh nyokap jalan-jalan ke kota saat bulan Ramadhan tahun 1999, ketika itu saya masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Saya dibelikan nyokap sebuah kaus (jersey) sepakbola. Saya tidak tahu menahu itu kaus dari team mana, hanya saja kata nyokap saat itu, corak warnanya bagus dilihat. Kombinasi dua warna yang memiliki arti tersendiri. Ujar nyokap seraya berfilosofi saat itu. Disatu sisi, nyokap juga tahu kalau saya suka bermain sepakbola.

Ya, dua warna yang mengandung makna tersendiri oleh nyokap saat itu adalah warna biru-hitam, kombinasi warna kebesaran Inter Milan, salah satu klub terbesar di dunia (klub yang masuk dalam kategori The Magnificent Seven abad 21).

Semenjak dibelikan jersey Biru-Hitam tersebut, boleh dibilang dalam seminggu saya hampir tidak pernah absen mengenakannya, bahkan saya pamerin ke teman-teman kalau saya punya kaus bola yang menarik. Kalaupun toh kaus tersebut kotor, segera dicuci sama nyokap dan esoknya saya pakai lagi. Begitu seterusnya sampai kaus tersebut lusuh tak beraturan lagi. Kini, kaus yang menjadi sejarah awal mulanya cintaku terhadap Inter Milan itu gak tahu sudah berada dimana. Biarlah, yang penting akan terus terkenang kenangan itu.

Kenapa saya mencintai Inter Milan?

Inter Milan itu salah satu klub bola yang bermarkas di Kota Milan, Italia. Semua orang tahu, bahwa Inter adalah klub terbesar dan terhebat hingga saat ini. Sejarah sudah berbicara banyak mengenai fakta-fakta kejayaan Inter. Selayaknya mencintai kekasih, seperti itulah saya mencintai Inter Milan.

Dia tetap dicintai bukan hanya disaat berjaya, tapi tetap dicintai saat terpuruk. Egois ya rasanya ketika kita mengangkat kepala ke atas bahwa inilah Inter yang meraih treble winner tahun 2010 dan berjaya di dunia, kemudian kita hanya menundukkan kepala disaat dia terpuruk. Rasanya tidak berbanding. Kecewa juga, saat Inter kalah dalam pertandingan, meskipun begitu, pertandingan tetap berjalan. Show must go on.

ada banyak hal hikmah yang saya dapatkan dari Inter Milan, termasuk bagaimana menyikapi kekalahan maupun kemenangan yang kemudian kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Forza Inter Per Sempre

****

dan moment yang paling berharga dan takkan terlupakan adalah kala Inter Milan datang ke Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s