Jalan Cerita Album “American Idiot”


Berawal tahun 2003 saat “Cigarettes and Valentine” siap di launching oleh Green Day, tapi, semua itu gagal karena ulah kru Green Day yang sangat jahat. Kru tersebut mengambil satu-satunya hasil rekaman CAV dan semua harapan Green Day hilang.

dan Green Day membuat ulang dan dkumpulkan dalam 1 wadah album cerita berjudul “American Idiot”. Lagu-lagu di dalam album ini sambung menyambung menjadi sebuah cerita indah dan realita tentang kenyataan era tahun 2004 saat George W.Bush memulai invasinya ke Irak.

green_day_american_idiot_by_greendaybj_4_ever-d55ywx8
1. “American Idiot”Lagu ini sangat ditentang oleh beberapa orang di Amerika Serikat karena lirik yang kontroversial yang menyatakan sikap penulis terhadap pemerintahan George W. Bush, serta beberapa isu-isu politik dan sosial yang relevan. Beberapa orang percaya bahwa lagu ini adalah anti-Amerika, karena judulnya yg melecehkan. Namun, jika kalian memperhatikan liriknya benar-benar, Kalian akan melihat bahwa lagu ini sangat patriotik.Judul lagu ini mengacu pada pendapat penulis bahwa hari ini, politisi dan media telah mengendalikan kita; apa yang harus kita lakukan, apa yang harus  kita beli dan apa yang harus kita yakini. Karena pikiran kita terus-menerus dijejali oleh iklan, kampanye dan TV. Mereka mengubah kita menjadi idiot dengan semua itu. Dalam lagu ini, vokalis mengatakan bahwa dia tidak ingin kaumnya berubah menjadi idiot, dia tidak ingin negaranya dipimpin oleh media. (“I’m not a part of a redneck agenda” ), tidak ingin orang-orang yakin pada media-media yg mereka buat sendiri.Lagu ini adalah gambaran ide album paling penting, juga sebagai semacam seruan kepada orang-orang di seluruh negeri; ..jangan biarkan mereka mengambil kepribadian kita, jangan biarkan mereka menjadikan kamu Orang Amerika yang Idiot…

2. “Jesus of Suburbia”

Lagu ini berdurasi 9menit 10detik dan terdiri atas 5 part yg masing-masing mempunyai judul.

Part-1.  ~Jesus Of Suburbia (JOS)~

Ini adalah pengenalan karakter utama di album ini. JOS diibaratkan sebagai sosok pria (Billie Joe, sang vokalis). Dia (JOS) menggambarkan dirinya sebagai “the son of rage and love, hidup di “steady diet of soda pop and Ritalin” dan “doing someone else’s cocaine”. Dia secara sinis menyebutkan bahwa ini mengacaukan hidupnya : “there’s nothing wrong with me, this is how I’m supposed to be”, dan melanjutkan dengan cerita tentang “land of make believe” yang dia tinggali.

Part-2.  ~City of the Damned~

Moto JOS adalah “Home is where your heart is”, ini berlaku untuk semua orang. Beberapa orang yg tidak setuju dengan moto JOS tadi, disindir oleh vokalis pada lirik “Lost children with dirty faces today..no one really seems to care..” dan ternyata banyak orang tidak peduli dengan moto nya. Dengan dikelilingi oleh ketidakpedulian itu, ia menyatakan bahwa sekarang dia tidak peduli kepada orang-orang itu.

Part- 3. ~ I Don’t Care~

JOS memberikan pendapatnya tentang dunia – “everyone is so full of shit, born and raised by hypocrites”. Dia mengatakan bahwa jika tidak ada yang peduli tentang dia, maka tidak ada alasan baginya untuk peduli juga dengan orang lain “I don’t care if you don’t..I don’t care if you don’t care..”. Dia lelah dari tanah “land of make believe” yang tidak percaya padanya.

Part- 4. ~Dearly Beloved~

Bagian ini menunjukkan sisi lebih lembut dari kepribadian JOS. Terbukti pada lirik “Oh therapy, can you please fill the void?”. Dan dia pun bosan akan kesendirian dan diacuhkan, akhirnya dia ingin membebaskan diri.

Part- 5. ~Tales from Another Broken Home~

JOS menyatakan bahwa dia jenuh akan hidup, dia hanya ada – “to live and not to breathe is to die in tragedy”. Dan ia memutuskan untuk melarikan diri dan mencoba untuk menemukan sesuatu untuk hidup layak. Dia tidak ingin berjalan dibawah garis yang sama lagi, tidak ingin tetap hidup tanpa kepercayaan lagi, Dia tidak merasa malu untuk meninggalkan – “running away from pain when you’ve been victimized”. Dia tidak tahu apa yang menunggunya, ia hanya ingin memulai hidup baru.

3. “Holiday”

“Lagu ini bukan anti-pemerintah, ini anti-perang” – kata Billie Joe Armstrong di awal lagu setiap ia tampil live. Banyak yang memprediksi bahwa akhir dunia akan datang setelah atau selama Perang Dunia III. seperti di bagian”Hear the sound of the falling rain, coming down like an Armageddon flame” dapat berarti bahwa perang yg dilakukan George W. Bush mulai dapat menyebabkan kerusakan yang tidak bisa diperbaiki dunia. “The shame, the ones who died without a name” mengacu pada semua orang yang jatuh sebagai  korban pertempuran politik bahwa para pemimpin negara yang haus kekuasaan menarik kita ke dalam. Semua tentara, semua korban serangan invasi – mereka semua “Died without a name”. Berperang bukanlah jawaban yang benar “Trials by fire setting fire…”.

Holiday dapat dianggap sebagai lagu anti-Bush. Penulis menunjukkan jijik ke arah presiden yang haus kekuasaan yang akan menghancurkan apapun yang dihadapi dia “Pulverize the Eiffel towers who criticize your government. Bang, bang! goes the broken glasses, kill all the fags that don’t agree”. Isu lain mungkin jumlah liburan presiden adalah lebih banyak dari bekerja – kondisi saat ini politik internasional adalah “the dawning of the rest of our lives”, dan presiden selalu liburan.

Lagu ini juga menunjukkan sisi yang berbeda dari pagar-garis politik “pengunjuk rasa lain telah melewati garis untuk mencari uang di sisi lain”, itu mengkritik sistem Demokrasi (“There’s one line that sort of messes with the liberals a little, too, where it says, ‘Hear the drum pounding out of time, another protester crosses the line to find the money’s on the other side’” – B.J.Armstrong).

Kaitan dengan cerita album:

JOS istirahat bebas dan akhirnya meninggalkan kotanya. Sekarang dia memasuki Kota lain dan jelas sangat gembira dengan hal itu. Dia berlibur, ia mulai hidup baru. Dia berpikir bahwa sekarang dia bebas.

4. “Boulevard of Broken Dreams”

Setelah semua pesta yang di lakukan JOS sehabis menemukan kota baru, dia baru sadar, dia sendirian. Lagu ini penuh dengan rasa kesendirian, berjalan sendiri di tempat yang ramai. “I walk alone…I walk alone…” Silakan simak sendiri lagunya, aku yakin lagu ini familiar sekali di telinga kalian.

5. “Are We The Waiting”

Setelah semua yang dilalui JOS, Kabur dari rumah, melarikan diri dari kota, bersenang-senang, berpesta sendiri, akhirnya timbullah perasaan aneh dalam diri JOS, dia mulai bertanya apakah ada yang bisa menghentikan ini semua? apakah JOS dan semua orang yang bernasib sama dengannya menunggu sesuatu? menunggu untuk diselamatkan.

6. “Saint. Jimmy”

Dan masa-masa menunggu pun berakhir, JOS menyadari berpikir hanyalah menghabiskan waktu, akhirnya dia mulai menyatu dengan kota yang dia singgahi itu, dan ternyata terbentuklah suatu zat yang tidak disadari oleh JOS yang tumbuh dalam diri JOS, dialah St.Jimmy, JOS mulai berubah, JOS mulai berantakan, itu semua disebabkan oleh St. Jimmy yang berasal dari efek buruk kota yang dia singgahi yang dia pikir bisa menyelamatkannya.

7. “Give Me Novacaine”

Lama kelamaan, JOS mulai sadar dirinya berubah. JOS mulai merasakan sakit yang luar biasa, sakit bukan dari luar, tapi sakit didalam, JOS mulai berdoa dan berharap agar siapapun bisa memberinya Novacaine (semacam obat terlarang penghilang rasa sakit).

8.”She’s a Rebel”

JOS bertemu dengan seorang gadis bernama Whatsername, inilah awal perbaikan diri JOS, JOS menyukainya, dia sangat rebel (pemberontak) tetapi suci. Seperti pada penggalan ini ..She’s a rebel, She’s a Saint…

9.” Extraordinary Girl”

Masih tentang pendeskripsian siapa sebenarnya Whatsername itu, dia bukanlah gadis yang biasa. Dia pembawa liberasi dan pelopor revolusi bagi kaumnya (potongan liriknya). Setidaknya itu yang JOS pikirkan.

10. “Letterbomb”

Kesengsaraan kembali menghampiri JOS, yang baru saja menemui orang yang dia cintai, Whatsername mulai tidak menyukai JOS, JOS mulai berbeda, JOS tidak lagi dianggap sebagai penyelamat hidup Whatsername, Whatsername berpikir JOS mulai berubah, dia bukanlah JOS, dia adalah St.Jimmy. Whatsername pun mengirim surat kepada JOS, dan berkata semuannya berakhir, Whatsername meninggalkan JOS, dan JOS kembali terpuruk.lagu ini di awali dengan ejekan whatsername untuk JOS (di awal lirik lagu ini) “Nobody likes you, everyone left you. They’re all out without you, having fun!”

11. “Wake Me Up When September Ends”

Lagu ini didedikasikan untuk ayahnya Billie yang meninggal karena kangker saat Billie masih berusia 10 tahun, Billie membuat lagu ini untuk semua orang yang merasa ditinggal oleh orang yang sangat kita cintai, entah dia pergi, mati dan sebagainya. Kaitannya dengan Album American Idiot adalah, masa-masa inilah yang sedang dialami JOS setelah ditinggal pergi oleh Whatsername.

12. “Homecoming”

Seperti “Jesus of Suburbia”, lagu ini juga terdiri atas 5 part. Kali ini durasinya 9 menit 20 detik, lebih lama 10 detik.

Part- 1. ~The Death of St. Jimmy~

Kematian St.Jimmy, itulah yang terjadi setelah JOS mulai berpikir kembali di masa kesendiriannya setelah di tinggal Whatsername, apakah yang harus dilakukannya, akhirnya dia memutuskan untuk kembali membangun kehidupan baru yang lebih baik dari sebelumnya, dan JOS mulai berpikir langkah yang diambil berikutnya, ya, pulang ke rumahnya, dan St.Jimmy tidak lagi berkuasa di dalam diri JOS, karena JOS sekarang telah berubah, dia tahu siapa dirinya sebenarnya sekarang.

Part- 2. ~East 12th Street~

Setelah JOS sadar, tidak segampang itu dia kembali, dia menghukum dirinya sendiri, dengan berbuat kebaikan, itulah yang JOS pikirkan, (NB ;  East 12th Street adalah tempat dimana Green Day di tahan karena D.U.I,) jadi JOS pergi ke sana untuk menghukum dirinya sendiri atas pebuatannya yang salah yang sekarang telah ia sadari.

Part- 3. ~Nobody Likes You~

Lirik ini begitu abstrak, JOS berbicara kepada dirinya sendiri kenapa dia sampai sebodoh itu hanya untuk menghabiskan waktu, Whatsername meninggalkannya, semua meninggalkannya, ini adalah salah satu hukuman yang JOS berikan kepada dirinya sendiri.

Part -4. ~Rock and Roll Girlfriend~

Ini adalah bagian dimana Tunny, salah satu orang di Underbelly (tempat saat St.Jimmy mulai masuk kedalam diri JOS) mengirim surat kepada JOS yang sekarang mulai hidup normal dan bekerja secara rutin sampai dia mati. Menurut saya ini semacam godaan untuk JOS agar dia kembali ke sisi pemberontak. (NB ; Part ini dinyanyikan oleh Drummernya, Tre Cool, sedangkan Billie Joe sendiri hanya sebagai backing vokalnya).

Part- 5. ~We’re Coming Home Again~

Inilah tempat dimana semuannya harus berakhir, JOS memutuskan untuk pulang, ke rumah, tempat terbaik yang pernah ada. Tempat berlindung dimana dunia sekitar kita sedang kacau balau.

13. Whatsername

Lagu ini hanyalah kenangan indah satu-satunya yang bisa dikenang JOS dari petualangannya. Sekarang, kejadian itu telah lama berlalu, sampai-sampai JOS tidak pernah bisa mengingat namannya, hanya wajah satu-satunya yang dia bisa ingat, maka dari itu, lagu ini diberi judul Whatsername (siapa namannya?)

—– aku hampir merasakan ini, sementara. masalah waktu saja —-

jesus_of_suburbia_by_zandiiearmstrong-d35g5g3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s