Semua Orang Pernah Blunder


Belum lama ini, tanggal 5 November kemarin usai pertandingan Juventus vs Inter Milan yang dimenangkan oleh Inter dengan skor mencolok yakni 1-3, sebuah situs online yang menyajikan berita seputar sepakbola melakukan sebuah postingan yang cukup menghebohkan linimasa selama kurang lebih 9 jam. Artikel yang berjudul “Jangan Bersedih, Juve!” diprotes habis-habisan oleh user karena dinilai tidak sesuai antara foto WAGs yang ditampilkan dengan kenyataan yang sebenarnya.

Mengenai postingan dari supersoccer yang sebenarnya hanya bertujuan menghibur fans Juve, sebenarnya sangat berlebihan jika mengkritiknya dengan caci maki dan hinaan. Terlalu lebay deh sebenarnya. Kasusnya apa? supersoccer menampilkan foto-foto dari para WAGs pemain Juventus.  WAGs adalah sebutan bagi pacar/istri dari pemain sepak bola Inggris yang biasanya berasal dari kalangan artis, model, atau figur terkenal lainnya.

Nah, pada postingan supersoccer tentang WAGs para pemain Juve, ada foto-foto yang tidak sesuai alias tidak seperti kenyataan. Seperti pada tampilan fotonya Roberta, Martina, dan Stefania adalah yang salah. Namanya sudah benar, tapi foto yang ditampilkan itu yang salah. Sebagian orang berpendapat bahwa salah satu dari WAGs yang ditampilkan itu, yakni Roberta “Marchisio” itu adalah bintang porno. Begitu juga halnya dengan fotonya Stefania Vucinic, yang ditampilkan hanyalah foto dari bintang panas di Italia. hahaha

Roberta Sinopoli versi @my_supersoccer
Martina Maccari versi @my_supersoccer
Stefania Vucinic versi @my_supersoccer

Sekarang, foto-foto ini tidak akan ditemukan lagi pada artikel yang diposting oleh supersoccer tersebut, tapi sudah diralat dan diganti dengan foto-foto WAGs yang lain, dan tentunya yang lebih benar lagi. Tidak seperti kemarin. Saya sendiri, ketika pertama kali membukanya via ponsel, masih sempat melihat postingan ini, lengkap dengan foto-foto yang diatas, namun setelah supersoccer menerima kritikan dari followersnya bahwa foto yang ditampilkan itu salah, mereka segera meralatnya.

akhir kata, entahlah apa pesan yang hendak disampaikan oleh yang nulis artikel itu, mau menghibur mereka yang kalah malah tambah lebih sadis cara menghiburnya. hahaha. Saya sendiri bukan fans dari Juventus, tapi saya merekap sebuah twitt dari salah satu orang yang saya follow di twitter dan juga komentar-komentar yang saya baca diartikel tersebut. Sayangnya, ada beberapa komentar yang dihapus oleh admin supersoccer, terlebih-lebih lagi tentang link yang disampaikan.

Saya tidak mengerti banyak tentang sepakbola, saya hanya penikmat saja. Melihat fenomena dari akun twitter @my_supersoccer bagi saya sebenarnya asyik-asyik saja. Meskipun begitu, saya kurang begitu respect dengan caranya menghujat tim club maupun fansclub. Bagaimanapun juga, sebagian orang ada yang sangat mencintai klub yang diidolakan, dan ada rasa sakit hati jika klub yang diidolakan tersebut dibully habis-habisan melalui linimasa yang pengaruhnya sangat besar. Harusnya secara dewasa jika mencela klub yang diidolakan orang. Ingat, ada yang pernah saling membunuh hanya karena saling menghujat antar tim.

silahkan klik chirpstory ini jika ingin melihat lebih lengkap tentang protes dari user terhadap postingan yang ditampilkan oleh supersoccer di websitenya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s