Saya Menyerah? TIDAK !!!


Cukup saya sendiri saja yang tahu, kapan saatnya saya harus benar-benar berhenti dan menyerah. Saya adalah orang yang sama sekali tidak bisa menyerah. Apapun itu, tetap harus saya perjuangkan sampai saya benar-benar menghadapi dan melewatinya.

Mungkin anda pernah berpikiran bahwa apa yang saya omongin disini tidak bisa saya buktikan. Tapi cukup anda tahu saja, apa yang saya omongin bukan buat anda tapi untuk saya sendiri. Untuk meyakinkan terhadap diri saya sendiri bahwa cobaan dan ujian yang seberat apapun tetap akan berakhir juga. Tetap akan dilewati juga dengan beragam bentuk apa yang kita hadapi.

Awalnya, saya gak bisa menerima dan hanya cukup terdiam terpaku merenungi apa yang saya alami. Dikhianati, dikecewakan, disakiti… Datangnya satu paket, secara bersamaan dan secara beruntun. Cukup pada saat itu saya melihat apa yang saya rasakan, mendengar apa yang saya alami dan merasakan hingga ke lubuk hati terdalam apa yang sementara saya jalani saat itu.

Saya tidak pernah menyangka dengan apa yang saya alami. Begitu berat dan kelamnya hidup saya rasakan. Saya tidak bisa tinggal diam begitu saja, saya harus menghadapi semua ini. Bagaimanapun juga, ini adalah bentuk resiko yang harus saya jalani juga. Resiko terhadap bentuk tanggung jawab saya sendiri.

Ketika hari ini dan kemarin saya menyerah, mungkin saat ini saya hanyalah seonggok daging saja yang bisa berjalan kemana saja, bisa melakukan apa saja dan semua berjalan begitu saja. Stagnan. Tak ada tantangannya dan tak terasa dimana keseksiannya.

Tidak semua orang siap dengan tantangan dan cobaan yang nantinya akan dialami. Saya pun juga begitu, awalnya tidak memperkirakan bahwa saya akan mengalaminya. Cukup keteguhan hati dan rasa percaya diri bahwa apapun cobaan yang datang, saya harus menghadapinya, melewatinya bahkan menikmatinya sekalipun. Saya biarkan semuanya mengalir begitu saja, mungkin menyisakan sedikit atau bahkan luka di hati yang begitu dalam.

Terakhir, disetiap apa yang saya alami, seberat apapun cobaan itu, tetap ada hikmah dan pelajarannya yang bisa saya ambil dari situ. Bentuk kedewasaan kita juga akan terbentuk dari bagaimana kita menyikapi masalah. Setiap masalah yang datang, saya siap hadapi dan tidak akan pernah mengingkarinya. Saya percaya pada diri saya sendiri, percaya pada kata hati saya sendiri, percaya pada hal-hal yang tak terungkap. Semua akan baik-baik saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s