Adakah yang Lebih Berharga dari Kebersamaan?


Akhirnya, gelaran Serie-A (Lega Calcio) musim 2011-2012 berakhir sudah. Dan pemenangnya pun sudah ada yakni Juventus (yang berhasil meraih gelar yang ke-28). Kemudian disusul oleh AC Milan dan Udinese yang finish di posisi 2 dan 3 dan berhak lolos ke UEFA Champions League (Udinese masih mengikuti babak play off)

Inter Milan sendiri, klub yang menjadi idolaku sepanjang masa, hanya mampu finish di posisi ke-6 dibawah dari Lazio dan Napoli. Inter sendiri kalau boleh saya katakan, menjalani musim yang buruk. Tercatat dengan 14 kekalahan dan hanya bisa meraih 54 poin, beda halnya dengan musim-musim sebelumnya.

Semua orang tentunya tidak akan pernah melupakan bagaimana prestasi Inter Milan sebelumnya, bahkan pada tahun 2010 Inter berhasil menguasai Italia, Eropa dan Dunia. Tercatat, ada 5 gelar sekaligus yang berhasil direngkuh (plus 1 gelar pra musim) jadi jika ditotalin, semuanya ada 6 (namun ajang pra musim tersebut tidak dihitung).

Akan tetapi, saya berasumsi bahwa kegagalan Inter musim ini tidak akan pernah melunturkan loyalitas para penggemarnya, akan tetapi ada rasa memiliki dan tetap bangga menjadi bagian dari suporter itu sendiri. “Saat Inter pernah menguasai eropa dan dunia, kita angkat kepala tanda bangga. begitu pula sebaliknya, kita tidak akan pernah menundukkan kepala ketika Inter gagal meraih apa-apa

Namun, ada satu hal penting yang ingin saya garis bawahi disini. Dulu, disaat Inter meraih treble, kita Interisti di Gorontalo belum resmi berada dibawah naungan Inter Club Indonesia yang merupakan induk organisasi yang mengakomodir semua penggemar Inter di Indonesia, khususnya di Gorontalo. Jadi, ketika merayakan suksesnya Inter tersebut kita hanya terpisah-pisah. Namun begitu, semenjak saat itu pula kami mulai mencoba untuk saling membentuk komunitas yang bernama Inter Club Indonesia (region Gorontalo) yang bulan Oktober 2012 nanti akan memasuki usia keduanya.

Semenjak itu, kita para Interisti di Gorontalo memiliki satu wadah, saling bertukar pikiran, saling berbagi cerita, suka maupun duka, bahkan untuk urusan nongkrong, main futsal, fun football dan main PES pun secara barengan. Ada hal menarik yang membuat kita serasa seperti saudara, bukan lagi sekedar sahabat.

Satu hal yang pasti, meskipun toh pada akhirnya Inter gagal meraih gelar apa-apa pada musim 2011-2012, namun keakraban dan kebersamaan di antara kami makin menarik dan mengasyikan, saling memahami, saling mengerti dan saling mengingatkan. Adakah yang lebih penting dan lebih indah dari ini? Saya percaya, gelar itu takkan pernah bisa menyaingi kebersamaan diantara kami. Till the end and Forza Inter

foto-foto lain menyusul… hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s